Home Berita

KOMANDAN SECAPAAD

Vinaora Nivo Slider


Berita
LOMBA MEMASAK PDF 
Ditulis oleh penhumas   
Rabu, 29 Maret 2017 05:44

LOMBA MEMASAK

 

Dalam rangka memperingati HUT ke-71 Persit KCK, Komandan Secapaad Brigjen TNI Eka Wiharsa mengikuti lomba memasak bersama dengan pejabat Distribusi “A” sejumlah 10 orang, yang diselenggarakan di Pendopo Krida Wiradhika Secapaad, Jum’at (24/03/17).


Kegiatan lomba memasak ini diselenggarakan oleh Ibu Ketua Persit KCK Cab BS Secapaad Ny. Ismi Eka Wiharsa bersama pengurusnya. Perlombaan ini diadakan untuk mengetahui sampai dimana kemampuan Prajurit selain melaksanakan tugas di lapangan/tugas Negara, ia harus mampu juga melaksanakan tugas keluarga membantu istri di dapur.


Kemeriahan perlombaan memasak yang dilaksanakan bapak-bapak ini disaksikan oleh anggota Persit dan sebagian organik yang lain. Dengan semangat memasak yang telah ditunjukkan oleh prajurit ini membuat suasana menjadi meriah dan ramai. Hasil memasakpun dilaksanakan penilaian oleh ibu Ketua Persit KCK Cab BS Secapaad dengan rasa yang bermacam-macam. (Penhumassecapaad)

 

 
PENGARAHAN KOMANDAN KEPADA PRAJABTAN PT. PLN PDF 
Ditulis oleh penhumas   
Rabu, 29 Maret 2017 05:40

PENGARAHAN KOMANDAN KEPADA PRAJABTAN PT. PLN

 

Komandan Secapaad Brigjen TNI EKa Wiharsa memberikan pembekalan kepada Peserta program pembelajaran bela Negara fisik dan karakter Prajabatan S-1/D3 PT. PLN Persero TA 2017 Angkatan ke 58 di Gedung Jenderal Soedirman Secapaad, Kamis (23/03/17).


Dalam pengarahannya Komandan Secapaad menyampaikan Selamat atas keberhasilan para peserta bisa masuk dalam lingkungan PT. PLN Persero. Prestasi ini tentunya tidak datang tiba-tiba, tetapi berkat hasil kerja keras dan kemauan tinggi serta doa kedua orang tua kalian, “Ujarnya”.


Tujuan kepelatihan yang dilaksanakan sekarang ini adalah untuk membentuk fisik yang prima, karakter, sikap mental yang tangguh, semangat juang dan cinta tanah air, jiwa korsa dan rasa bangga terhadap perusahaan, mengembangkan inisiatif dan berwawasan kebangsaan serta mampu mewujudkan PLN yang berintegritas.


Sasaran yang ingin dicapai agar terwujudnya perubahan sikap dan perilaku yang memiliki disiplin pribadi yang kuat, terwujudnya karyawan yang mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki dalam organisasi dan perusahan serta terwujudnya karyawan yang memiliki ketahanan fisik dan mental yang baik dalam pelaksanaan tugas.


Komandan Secapaad juga menyampaikan tentang Proxy War, Perang energy (Perang pangan, air dan energy disekitar Khatulistiwa). Bangsa Indonesia memiliki kekayaan alam hayati dan kekayaan alam non hayati. Dengan kekayaan alam yang cukup besar, banyak Negara ingin menguasai sumber daya alam Indonesia. Indonesia saat ini dijadikan konsumen dan pasar dunia., sehingga terjadilah trend perang saat ini yang disebut dengan Porxy War yaitu perang dimana salah satu pihak menggunakan pihak ketiga/kelompok lain untuk berperang melalui aspek Ipoleksosbud dan aspek lainnya.


Negara Indonesia memiliki banyak potensi kekuatan dan keunggulan di berbagai komponen bangsa tetapi keunggulan-keunggulan itu tidak digunakan untuk bersatu, justru digunakan untuk saling bertentangan.


Pesan yang disampaikan Komandan Secapaad kepada peserta untuk mewujudkan kesamaan persepsi tentang ancaman yang menggerus bangsa dan motornya adalah Pemuda. Jadilah tokoh dan contoh dilingkunganmu, berfikirlah jernih, bijak namun kritis melihat hal-hal aneh, jangan mudah terpengaruh budaya asing dan arus globalisasi dan gunakan media sosial dengan bijak. Pemuda selalu di depan dan berperan penting dalam sejarah Indonesia yang merupakan bagian dari elemen bangsa. Ikuti semua materi latihan dengan semangat, gembira dan senang hati tidak ada pemaksaan, “Tegasnya”. (Penhumassecapaad)

 

 
JAM KOMANDAN KEPADA ORGANIK DAN KELUARGA PDF 
Ditulis oleh penhumas   
Kamis, 23 Maret 2017 08:34

JAM KOMANDAN KEPADA ORGANIK DAN KELUARGA

 

Dalam kegiatan satuan yang sangat padat, Komandan Secapaad Brigjen TNI Eka Wiharsa memberikan pengarahan kepada organik dan keluat yang dilaksanakan di Gedung Jenderal Soedirman, Kamis (23/03/17).


Pengarahan pada kesempatan ini Komandan Secapaad mengevaluasi Bidang Pengamanan Tubuh TNI AD yang berisi tentang pelanggaran hukum disiplin dan tata tertib di jajaran TNI AD (Penyalahgunaan jabatan, asusila, THTI dan peredaran uang palsu).


Pelanggaran THTI disebabkan karena mental yang kurang baik, utang piutang, konflik dalam rumah tangga, tersangkut masalah pidana, kenyataan tidak sesuai dengan harapan dan ikut aliran sesat. Dikaitkan dengan mental bahwa kesejahteraan kita jauh lebih baik dari yang dahulu. THTI dilakukan pasti ada suatu permasalahan dank arena ada media dan kesempatan.


Penyalahgunaan wewenang karena adanya salah pergaulan. Hal ini dapat disebabkan karena bisnis illegal, gaya hidup tinggi, mencari rejeki yang tidak halal, memaksakan kehendak, berkelahi dan pelanggaran werving. Demikian juga pelanggaran asusila diakibatkan karena hubungan yang tidak harmonis dan adanya pihak ketiga.


Masalah peredaran narkoba yang berkembang saat sudah memprihatinkan karena penduduk Indonesia menjadi pasar potensial narkoba. Seluruh lapisan masyarakat telah terkontaminasi narkoba mulai dari TNI, Polri, BNN, Menteri sampai lapisan masyarakat.


Menanggapi masalah media sosial Komandan Secapaad menyampaikan di media sosial banyak terdapat ilmu pengetahuan, tinggal kita harus dapat memanfaatkan dengan baik, dapat memilah serta menilai berita yang baik dan tidak baik.(Penhumassecapaad).

 

 
BINTAL “PINTU HIKMAH” PDF 
Ditulis oleh penhumas   
Kamis, 23 Maret 2017 08:27

BINTAL “PINTU HIKMAH”

 

Hj. Sasa Esa Agustiana, S.H. memberikan penyuluhan pembinaan mental tentang “Pintu Hikmah”, kepada organik dan anggota Persit yang dilaksanakan di Gedung Jenderal Soedirman Secapaad, Kamis (23/03/17).


Penyuluhan pembinaan mental yang mengangkat materi Pintu Hikmah, Ny. Sasa Esa Agustiana, S.H. menyampaikan dalam kehidupan di dunia ini banyak segala permasalah yang terjadi. Dalam menghadapi masalah tersebut hendaknya bersikap SABAR. Sabar dalam menghadapi masalah keluarga, sabar dalam mendidik anak karena dalam satu keluarga pasti ada anak yang baik dan anak yang nakal, sabar dalam mendamping suami atau istri, mencari ilmu dan sabar mencari berkah harta/rejeki yang halal dan berkah. “Ujarnya”.


Kehidupan dalam rumah tangga harus mempunyai pedoman yaitu agama, karena dengan pedoman agama kita akan hidup aman dan selamat. Demikian juga dalam pernikahan juga suatu saat mempunyai ujian yang berat terutama dalam mencari harta atau rejeki yang halal dan barokah. Kemudian mencari ilmu juga harus sesuai dengan ajaran agama, bagi umat islam harus sesuai ajaran Al Qur’an dan Hadist.


Konsep dalam Islam menyatakan bahwa seseorang hidup harus mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa. Seseorang apabila mensyukuri nikmat maka akan ditambah dan apabila khufur maka ia akan menerima azab yang pedih. Sekarang ini nikmat Allah SWT yang luar biasa adalah nikmat dapat melihat, karena dengan melihat kita dapat mengetahui isi alam ini. Syukur nikmat antara lain nikmat sehat, nikmat iman, rejeki, punya keluarga, punya anak, selamat dan masih banyak yang lainnya.


Ada 3 waktu yang dikerjakan Rosul SAW meliputi Muhasabah yaitu waktu mendekatkan diri dengan Allah SWT, Tolabul Ilmi yaitu waktu untuk mencari ilmu dan Min ahlik yaitu waktu untuk keluarga. Sadari bahwa dalam kehidupan ini pasti ada ujian berupa permasalahan, tetapi kita harus dapat menghadapi setiap ujian dengan sabar dan ikhlas. (Penhumassecapaad)

 

 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
secapaad.mil.id, Powered by Infolahta