Home Berita

KOMANDAN SECAPAAD

Vinaora Nivo Slider


Berita
PASIS MELAKSANAKAN UPKDP PDF 
Ditulis oleh penhumas   
Jumat, 17 Maret 2017 05:36

PASIS MELAKSANAKAN UPKDP

 

Komandan Secapaad Brigjen TNI Eka Wiharsa meninjau Perwira Siswa (Pasis) Diktupa TNI AD yang sedang melaksanakan Uji Pengetahuan dan Keterampilan Dasar Perwira (UPKDP) di lapangan sekitar kompleks Secapaad yang didampingi ketua penyelenggara Letkol Kav IWB. Sutrisno (Katimgumil Secapaad), Kamis (16/03/2017).

Kegiatan UPKDP dilaksanakan selama 2 (dua) hari ini mempunyai tujuan untuk menguji pengetahuan dan keterampilan Pasis pada sub bidang studi pembinaan kejuangan, pembinaan ideology, berpikir dan berkomunikasi, pengetahuan teritorial, taktik dan teknik militer serta ketangkasan jasmani.

Pelaksanaan kegiatan ini bertemakan “Pasis Diktukpa TNI AD TA 2017 (Panorama 26) siap melaksanakan Uji Pengetahuan dan Keterampilan Dasar Perwira Taraf I, sebagai alat ukut dalam proses belajar mengajar Taraf I”.

Pengujiannya dilakukan dengan system Tanya Jawab secara langsung kepada Pasis di tiap-tiap pos dengan sirkuit kombinasi gabungan. UPKDP di bagi menjadi 2 (dua) sektor dan tiap sektor dibagi menjadi 5 pos untuk tiap-tiap mata pelajaran yang diujikan. Adapun mata pelajaran meliputi teori kepemimpinan, Poldas Bintal, UU RI 1945, CMI, Nikkom, Pengbinter, Nikpur, P-3, Nikgarlat dan senam praktek.

Penyelenggaraan kegiatan UPKDP tentunya telah melalui tahap antara lain tahap perencanaan, tahap persiapan dan sekarang tahap pelaksanaan serta nantinya dilakukan tahap pengakhiran dengan rapat teknis penguji, pelatih dan pendukung, kaji ulang, pengecekan personel materiil dan pembuatan laporan. Kegiatan di lapangan diarahkan, diatur dan diawasi oleh pembina/pelatih sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan lancar. (Penhumas Secapaad)

 

 
BAKSOS KE PANTI ASUHAN OLEH PERSIT SECAPAAD PDF 
Ditulis oleh penhumas   
Kamis, 09 Maret 2017 05:23

 

BAKSOS KE PANTI ASUHAN OLEH PERSIT SECAPAAD


Ketua Persit KCK Cab BS Secapaad Ny. Ismi Eka Wiharsa beserta pengurus beranjang sana dan Bhakti Sosial ke Panti Asuhan “Tunas Bangsa” di Jalan Raya Kolonel Masturi Pameuceulan No. 2 Desa Sukajaya Kec. Lembang Kab. Bandung Barat, dalam rangka memperingati HUT ke-71 Persit Kartika Chandra Kirana Tahun 2017, Rabu (08/03/2017).

Kegiatan anjang sana dan bhakti sosial ini ditujukan untuk saling membantu terhadap orang-orang yang tidak mampu, berbagi rasa, rasa kasih sayang terhadap sesama, rasa kekeluargaan dan rasa syukur karena Persit Secapaad masih diberi rejeki yang lebih.

Panti asuhan “Anak Bangsa” merupakan Yayasan Tunas Anak Bangsa yang mencakup anak-anak yatim piatu, fakir miskin dan anak terlantar. Panti asuhan tersebut mempunyai anak asuh sejumlah 36 orang (pria & wanita) yang rata-rata sudah tidak mampu meneruskan sekolah dikaitkan dengan biaya yang cukup besar. Di tempat itu mereka diberi bimbingan dan arahan agar mereka menjadi anak yang sholeh dan berhasil sehingga dapat berguna bagi dirinya.

Anjang sana dan Bhakti Sosial yang dilaksanakan Persit KCK Cab BS Secapaad dengan memberikan sebagian rejekinya kepada Ketua Pengurus Panti Asuhan “Tunas Bangsa” berupa sumbangan dana dan sembako berupa beras, indomie dan minyak goreng. Kegiatan ini selalu menjadi prioritas kegiatan yang dilakukan oleh Persit KCK Cab BS Secapaad. (Penhumas Secapaad).

 

 
PENYULUHAN HUKUM KEPADA ORGANIK PDF 
Ditulis oleh penhumas   
Kamis, 09 Maret 2017 04:33

PENYULUHAN HUKUM KEPADA ORGANIK

 

Kolonel Chk Aluysius Agung W, S.H, M.H. dari Direktorat Hukum Angkatan Darat di dampingi Dirbinlem Secapaad Kolonel Inf Heri Purwanto, S.E., memberikan penyuluhan hukum kepada organik di Gedung Jenderal Soedirman Secapaad, Kamis (09/03/2017).

Dalam sambutannya, Dirbinlem membacakan sambutan Komandan Secapaad yang mengatakan bahwa penyuluhan ini dapat bermanfaat bagi personel Secapaad dan organisasi TNI D, sehingga dapat memerangi kasus-kasus pidana di jajaran TNI AD. Penyuluhan ini juga dapat memberikan pencerahan yang aplikatif dan pengetahuan praktis, sehingga dapat mudah dipahami dan dimengerti dalam menyelesaikan segala persoalan pidana bagi organik dan keluarga besar Secapaad.

Kepada peserta penyuluhan agar menyimak dengan seksama materi yang diberikan, catat dan tanyakan hal-hal penting yang tidak dimengerti sehingga dapat bermanfaat bagi kepentingan tugas pengabdian sebagai prajurit maupun PNS TNI AD.

Penyuluhan hukum yang disampaikan oleh Kolonel Chk Aluysius Agung W. S.H, M.H., membahas UU RI tentang informasi dan transaksi elektronik, netralitas TNI dan perkara-perkara yang menonjol antara lain insubordinasi, penipuan dan penggelapan.

Transaksi elektronik merupakan satu atau sekumpulan data elektronik, tidak terbatas pada tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto, elektronik dara interchange, elektronik mail, telegram, teleks, telcopy dan lainnya, yang telah diolah yang memiliki arti atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya. Transaksi elektronik adalah perbuatan hukum yang dilakukan dengan menggunakan computer, jaringan computer dan/atau media elektronik lainnya.

Perbuatan yang dilarang dalam UU ini yaitu setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat berita/informasi yang memiliki muatan melanggar kesusilaan, pemerasan dan/atau pengancaman, penghinaan dan/atau pencemaran nama baik dan perjudian. Hal ini dapat dikenakan sanksi pidana max 6 tahun dan/atau denda max 1 milyar. Sudah banyak terjadi pelanggaran UU No.11/2008 misalnya sms yang berisi penghinaan yang terjadi di NTB, sms berisi perkataan cabul, jorok dan porno dan adanya komentar berita di media online tentang dugaan penggelapan uang dan sebagainya.

Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan, berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi dan perbuatan yang menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu dapat di pidana penjara max 12 tahun dan/atau denda max 2 milyar.

Perbuatan lain yang melanggar UU informasi dan transaksi elektronik meliputi mengakses komputer dengan system elektronik milik orang lain untuk memperoleh dokumen, menjebol system pengamanan, penyadapan elektronik, penghilangan informasi/ dokume dan pengrusakan system elektronik sehing tidak dapat bekerja semestinya.

Penceramah juga menjelaskan UU RI dan ST Kasad tentang netralitas TNI dalam Pemilu dan Pilkada. Dengan ditetapkannya calon Pilkada yang berasal dari kalangan personel TNI AD, kondisi ini tidak menutup kemungkinan dapat mempengaruhi sikap dan netralitas prajurit dan PNS TNI AD beserta keluarganya pada pelaksanaan Pilkada serentak.

Netral artinya tidak berpihak, tidak ikut atau tidak membantu salah satu pihak. Netralitas TNI disini berarti TNI bersikap netral dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis. Netralitas TNI merupakan bagian dari reformasi internal TNI sesuai UU RI No. 34/2004 tentang TNI. Implementasi netralitas TNI adalah hanya mengamankan Pemilu, TNI tidak menggunakan haknya untuk memilih, tidak memihak dan memberi dukungan kepada salah satu kontestan, tidak melibatkan diri dan dilarang memberi arahan.

Larangannya meliputi menjadi anggota penyelenggara Pemillu, berada di area TPS, menempel dokumen/atribut calon pada instansi/peralatan milik TNI, menyambut/ mengantar peserta Pemilu, sebagai juru kampanye dan tim sukses serta ikut dalam kegiatan kampanye.

Perkara yang menonjol dalam tubuh TNI sekarang ini adalah masalah penipuan dan penggelapan serta insubordinasi (bawahan melawan kepada atasan dengan tindakan nyata).

Di akhir penyuluhan Kolonel Chk Aluysius Agung W, S.H, M.H. menyerahkan secara simbolis Buku Materi penyuluhan kepada Dirbinlem Secapaad. (Penhumas Secapaad).

 

 
PRAKTEK NAVIGASI DARAT PDF 
Ditulis oleh penhumas   
Kamis, 09 Maret 2017 04:28

PRAKTEK NAVIGASI DARAT

 

Operasional pendidikan minggu ke-IX taraf I, Komandan Secapaad Brigjen TNI Eka Wiharsa meninjau Perwira Siswa (Pasis) melaksanakan evaluasi praktek Navigasi Darat (Navrat) di lapangan Krida Wiradhika, Rabu (08/03/2017).

Dalam meninjau kegiatan tersebut Komandan Secapaad didampingi oleh Danmensis Kolonel Inf Mohammad Syech Ismed dan Kadeptik/nik Letkol Inf D. Sandi S.Psi. Komandan memeriksa dan mengecek hasil pekerjaan praktek Navrat yang telah dikerjakan oleh Pasis. Disamping itu Komandan juga memberikan koreksi langsung terhadap pekerjaan pasis dan menjelaskan cara mengerjakan persoalan yang diberikan. Pasis selalu memperhatikan dengan seksama hasil koreksi yang telah diberikan oleh Komandan, kemudian Pasis langsung mengerjakan jawaban yang salah untuk mengacu/memperoleh jawaban yang benar.

Evaluasi Praktek Navrat ini diberikan dengan tujuan agar Pasis memahami dan mampu mengerjakan navigasi darat dengan benar, yang nantinya dapat bermanfaat dalam melaksanakan tugas yang akan datang. Praktek ini juga ditujukan agar Pasis dapat membaca peta dikaitkan dengan medan sebenarnya. Materi dalam praktek Navrat mencakup tentang Kedar, Titik Pangkal, Garis Pangkal, Resection, Intersection, Ikhtilaf (ikhtilaf peta, ikhtilaf magnet dan ikhtilat Up Um) dan sudut tanjakan.

Kegiatan praktek Navrat ini masih dilaksanakan secara terbimbing sebelum pelaksanan pra evaluasi, dalam arti apabila ada jawaban yang salah masih diarahkan kemudian diperbaiki oleh Pasis. Pelaksanaan mencari jawaban dari soal pertama s/d terakhir yang ada di peta dihadapkan dengan kondisi di lapanganpun masih dibimbing secara kelompok oleh para Gumil/Pelatih secara mendetail dengan penjelasan yang akurat. Sehingga diharapkan Pasis memahami betul tentang ilmu navigasi darat yang mutlak harus dimiliki oleh seorang prajurit.

Pasis dalam pelajaran praktek Navrat ini melaksanakan dengan cermat dan bersungguh-sungguh, rasa ingin tahu yang tinggi dengan aktifnya Pasis menanyakan cara mengerjakan persoalan yang belum dimengerti kepada Gumil/Pelatih. (Penhumas Secapaad)

 

 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
secapaad.mil.id, Powered by Infolahta