Home Berita

KOMANDAN SECAPAAD

Vinaora Nivo Slider


Berita
UPACARA KENAIKAN PANGKAT TARAF II PASIS DIKTUKPA TNI AD TA 2018 PDF 
Ditulis oleh penhumas   
Kamis, 12 April 2018 06:31

UPACARA KENAIKAN PANGKAT TARAF II PASIS DIKTUKPA TNI AD TA 2018

Komandan Secapaad Brigjen TNI Urip Wahyudi, S.I.P., selaku Inspektur Upacara Kenaikan Taraf II dan Pelantikan Pejabat Korp Perwira Siswa (Pasis) Diktukpa TNI AD TA 2018 di lapangan Wiradhika Bumi Panorama Secapaad, Kamis (29/03/2018).

Dalam amanatnya Komandan Secapaad kepada Perwira Siswa yang berprestasi terbaik di bidang kepribadian, akademik maupun jasmani, Komandan meminta agar mempertahankan dan meningkatkan terus untuk meraih prestasi yang lebih baik. Sedangkan Pasis yang belum dapat tampil yang terbaik, lakukan kerja keras dan berusahalah meraih prestasi yang terbaik dengan cara positif dan terhormat. Bagi Pasis yang ditunda kenaikan tarafnya, segera menyelesaikan materi pelajaran yang belum diujikan dengan memperhatikan kondisi kesehatan. “Harapannya”.

Selanjutnya Komandan Secapaad menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas kerja keras para Gumil, Pelatih dan Pembina, sehingga Pasis dapat berhasil naik ke taraf II dengan hasil yang cukup membanggakan. “Ungkapnya”.

Memasuki taraf II agar Pasis mengadakan perubahan sikap dan perilaku yang lebih dewasa dan bertanggung jawab dan loyal. Kembangkan pola pikir dan pola tindak sesuai dengan yang diharapkan lembaga sebagai calon Perwira yang andal. Mencurahkan segenap tenaga dan pikiran untuk mempersiapkan diri menjadi seorang Perwira yang dapat dibanggakan sehingga akan meraih hasil yang terbaik dalam pelaksanaan tugas disatuan kelak. Untuk itu bulatkan tekad dan niat yang tulus serta kerja keras, agar dapat menyelesaikan rangkaian operasional pendidikan guna memantapkan penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sehingga nantinya menjadi Perwira yang ber-Budi Bhakti Wira Utama. Pada taraf II harus lebih baik dari taraf I. tanamkan dalam Pasis agar semangat belajar dan berlatih serta fokus menjalankan tugas proses belajar mengajar untuk menyongsong pengabdian kedepan yang membentang luas. “Para Gumil agar melakukan evaluasi pelaksanaan proses belajar mengajar taraf I, tingkatkan metoda mengajar yang lebih baik sesuai dengan tujuan dan sasaran pendidikan. Ciptakan suasana belajar mengajar yang kondusif. Para Pembina dan Pelatih, tingkatkan terus cara Bimbingan dan Pengasuhan, cari terobosan-terobosan yang mampu meningkatkan motivasi belajar yang baik dan benar.” tegasnya.

Bersamaan dengan upacara kenaikan taraf II, sekaligus dilaksanakan upacara pelantikan pejabat korps Perwira Siswa. Organisasi korps Pasis merupakan salah satu metode pembelajaran serta sebagai sarana dan wahana untuk melatih kepemimpinan, manajemen dan berorganisasi sebagai bekal dalam penugasan nantinya. Manfaatkan organisasi korps Perwira Siswa ini dengan sebaik – baiknya untuk menjembatani kepentingan antara Perwira Siswa dan lembaga, maupun hal-hal lain yang berkaitan dengan kehidupan korps Perwira Siswa. Pejabat korps Pasis yang baru saja dilantik, agar menjalankan tugas dengan penuh rasa tanggungjawab tanpa meninggalkan tugas pokok yaitu belajar dan berlatih.

Mengakhiri amanat, Komandan Secapaad memberikan penekankan untuk dipedomani dan dilaksanakan oleh Perwira Siswa Pertama, jangan pernah lupa untuk selalu memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar kita selalu diberikan kekuatan dan kemampuan dalam melaksanakan tugas pendidikan selanjutnya. Kedua, tingkatkan dan kembangkan terus cara belajar dengan kreatif, inovatif serta tekad yang kuat untuk meraih yang terbaik. Ketiga, jangan pernah cepat puas dengan prestasi yang diperoleh sekarang, namun tingkatkan dedikasi dan semangat untuk belajar dan berlatih dengan tulus dan ikhlas serta dilandasi semangat pantang menyerah. Keempat, ikuti perkembangan situasi saat ini dihadapkan dengan majunya ilmu pengetahuan dan teknologi modern yang berpengaruh terhadap perkembangan secara global. Tuntutlah ilmu pengetahuan dan teknologi dimanapun berada, sehingga diharapkan nantinya menjadi prajurit yang profesional dan Perwira yang dapat diandalkan. Perwira Siswa harus bijaksana dalam penggunaan media sosial agar tidak terjadi hal-hal yang dapat merugikan TNI/TNI AD dan diri para Pasis maupun keluarga. Kelima, manfaatkan kesempatan long week end yang diberikan oleh lembaga untuk beristirahat dan berkumpul dengan keluarga serta sesuaikan dengan ketentuan yang berlaku dan jaga kesehatan selama melaksanakan libur kenaikan taraf serta hindari pelanggaran sekecil apapun yang dapat menggagalkan pendidikan menjadi Perwira. Tepati waktu kembali ke lembaga ini, untuk melanjutkan proses belajar mengajar. Sampaikan salam saya kepada keluarga dan Komandan satuan dimana Perwira Siswa bertugas. (Penhumassecapaad).

 
Secapaad Laksanakan Upacara Bendera 17 Maret 2018 PDF 
Ditulis oleh penhumas   
Kamis, 12 April 2018 04:21

Secapaad Laksanakan Upacara Bendera 17 Maret 2018

Komandan Secapaad Brigjen TNI Urip Wahyudi, S.I.P menjadi Inspektur Upacara pada Upacara 17an bulan Maret 2018 di lapangan Wiradhika. Bertindak selaku Komandan Upacara Letkol Kav IWB Sutrisno yang saat ini menjabat sebagai Kepala Tim Gumil dan Pelatih. (Senin, 19/03/2018).

Pada amanatnya, Komandan Secapaad mengingatkan kepada para kepala bagian dan seluruh prajurit agar dapat melaksanakan tugas secara optimal sesuai program yang telah ditetapkan, khususnya pada TW pertama sesuai prinsip manajemen yang benar. Memasuki taraf II atau taraf pengertian dituntut dapat menjadi role model bagi Pasis agar dapat melaksanakan transfer ilmu secara maksimal. Beliau juga menyampaikan tentang makna kepemimpinan di lingkungan TNI AD, sebagaimana pesan Panglima Besar Jenderal Soedirman bahwa “Pemimpin yang hebat tumbuh bukan karena kekuasaan atau tindakan yang keras, melainkan menebarkan pikiran dan semangat yang mampu memberi inspirasi pengikutnya”.

Tingkat kepemimpinan di lingkungan militer meliputi level Pati, Pamen, Pama dan Bintara. Pada level Pamen berarti pada tataran operasional yang bertugas mengarahkan, membina dan mengajari level pimpinan di bawahnya. Tingkat Pama berada pada tataran taktis yang dituntut peran sebagai pemimpin yang menjadi contoh secara langsung dalam tugas di lapangan, hal ini bermakna bahwa prajurit yang menyandang pangkat pada level Pama harus dapat mengerjakan tugasnya lebih dulu sehingga dapat diikuti bawahannya seraya berkata “ikuti saya”. Level Bintara menjadi dasar/fundamental yang harus dapat menguasai dan melaksanakan tugas sesuai jabatan yang diemban secara profesional.

Sesuai uraian di atas, diharapkan beberpa karakter pimpinan yang diharapkan, yaitu tegas dalam prinsip, luwes dalam sikap dan bertindak serta bijak dalam mengambil keputusan. Peringatan tentang netralitas TNI menjelang Pilkada dan Pilpres juga tidak lepas dari amanat beliau. Penekanan bahwa prajurit TNI tidak boleh berpolitik praktis karena politik TNI adalah politik negara disampaikan secara tegas dan lugas, karena pada dasarnya TNI justru harus berperan untuk mengamankan seluruh pesta demokrasi rakyat, baik Pilkada maupun Pilpres agar dapat berjalan dengan tertib, aman dan lancar sehingga kesinambungan nacional dapat terjamin.

Dansecapaad juga menyoroti tentang perkembangan teknologi dan pemanfaatannya sehingga prajurit ditekankan agar dapat menjadi Prajurit yang “Melek Teknologi” tanpa meninggalkan jati diri sebagai prajurit TNI. Khusus tentang penggunaan Medsos, seluruh warga Secapaad ditekankan agar mempedomani petunjuk pimpinan sehingga tidak menjadi bumerang yang mencoreng nama baik individu sebagai prajurit maupun nama baik satuan.

Sebelum mengakhiri amanatnya, Dansecapaad menyampaikan atensi dan penekanan untuk dijadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas kedepan. Pertama, mantapkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa sebagai landasan moral dan etika dalam melaksanaan tugas. Kedua, tingkatkan profesionalitas dengan senantiasa belajar dan berlatih, sehingga setiap prajurit selalu siap menghadapi tugas yang akan diberikan. Ketiga, tumbuh kembangkan terus kebersamaan dan kekeluargaan agar terwujud soliditas satuan yang kokoh dan kesatuan Komando yang kuat. Keempat, patuhi semua aturan, disiplin dan tertib administrasi yang berlaku. Hindari pelanggaran-pelanggaran yang marak saat ini seperti penyalahgunaan Narkoba, perbuatan kriminal maupun menanggapi berita-berita Hoax di Media Sosial. Kelima, jaga netralitas TNI dalam menghadapi Pemilu Kepala Daerah 2018.

Upacara diikuti oleh Wadan Secapaad Kolonel Inf Heri Sapari, para Direktur, Pejabat Distribusi, para Perwira, Bintara dan Tamtama serta Pegawai Negeri Sipil Secapaad. (Penhumassecapaad)

 
RAPAT ANGGOTA TAHUNAN PRIMKOP SECAPAAD PDF 
Ditulis oleh penhumas   
Senin, 09 April 2018 03:57

RAPAT ANGGOTA TAHUNAN PRIMKOP SECAPAAD

Komandan Secapaad Brigjen TNI Urip Wahyudi S.I.P menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Primer Koperasi Kartika Wiradhika tutup buku tahun 2017 yang dilaksanakan di Gedung Jenderal Soedirman Secapaad, Kamis(08/03/18).

Komandan Secapaad berharap RAT ini dijadikan sebagai media komunikasi timbal balik antara  pengurus  dan  anggota apabila ada hal-hal yang perlu dimusyawarahkan. Sesuai dengan  azas koperasi yaitu kekeluargaan dan gotong royong, maka sudah sewajarnya primer Koperasi Kartika Wiradhika harus mampu menyelesaikan persoalan yang dihadapi agar dapat menyejahterakan setiap anggotanya.

Tema yang diangkat RAT kali ini adalah “Dengan Semangat Wira Usaha dan Kemitraan, Kita tingkatkan peran Koperasi Kartika guna mendukung pelayanan maksimal kepada Prajurit, PNS dan keluarga”.

RAT merupakan momen bagi setiap anggota untuk menentukan arah Koperasi kedepan, termasuk di dalamnya tentang pergantian pengurus. Hal tersebut bertujuan untuk penyegaran dan peningkatan kinerja Koperasi serta memberikan pengalaman tugas bagi tiap prajurit dan PNS pada bidang lain. Setelah Ketua Primer Koperasi Kartika Wiradhika memberikan Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Tahun Buku 2017 kepada seluruh anggota koperasi kemudian dilanjutkan pemilihan pengurus Koperasi, khususnya Ketua Koperasi sesuai agenda rapat yang disusun. Pemilihan berlangsung secara demokratis dengan mempertimbangkan kinerja dan kemampuan calon dengan harapan dapat melaksanakan tugas dengan baik serta mampu meningkatkan operasional koperasi yang lebih maju.

 

Berdasarkan hasil pemilihan, Kapten Czi Eko Purnomo terpilih sebagai Ketua Koperasi Kartika Wiradhika yang baru menggantikn Kapten Inf Mamat. Acara diakhiri dengan tanya jawab dilanjutkan pengundian dan penyerahan doorprize.(penhumassecapaad)

 
Penyuluhan Hukum di Lingkungan Secapaad PDF 
Ditulis oleh penhumas   
Rabu, 21 Februari 2018 13:56

Penyuluhan Hukum, Menggugah Kesadaran Hukum

Penyuluhan hukum di sampaikan oleh Ketua tim dosen HTN STHM Ditkumad Kolonel Chk Maryono, S.H, M.H. Turut hadir Pamen Ahli, para Direktur, Distribusi A dan B, seluruh organik serta Persit KCK cabang BS Secapaad bertempat di Gedung Jenderal Sudirman Secapaad. (Rabu, 21/02/2018)

Dirbinlem Secapaad Kolonel Inf Heri Purwanto, S.E dalam pengantarnya mengucapkan selamat datang kepada tim penyuluhan hukum dari Ditkumad dan kepada seluruh anggota agar mengikuti penyuluhan dengan sungguh-sungguh karena materi yang dibahas adalah materi yang penting. Kegiatan penyuluhan hukum merupakan suatu upaya pembelajaran tentang penerapan hukum, agar setiap prajurit dan PNS serta Persit benar-benar paham tentang hukum sehingga dapat meminimalisir pelanggaran yang berkaitan dengan hukum dan sebagai landasan dalam melaksanakan tugas. Sesuai dengan tema penyuluhan hukum yang disampaikan adalah “Meningkatkan disiplin dan mentaati hukum dapat mengurangi tingkat pelanggaran di satuan.”

Sementara itu, Ketua Tim Penyuluhan Hukum menerangkan bahwa penyuluhan hukum ini sebagai sarana menggugah kesadaran hukum, meningkatkan kedisiplinan dan kepatuhan hukum serta untuk memberikan wawasan kepada seluruh Prajurit, PNS dan Persit TNI agar dapat mengurangi angka pelanggaran yang terjadi khususnya lingkungan Secapaad.

Lebih lanjut Kolonel Chk Maryono, S.H, M.H. menerangkan materi penyuluhan hukum tentang bantuan hukum dengan dasar pasal 50 UU 34 tahun 2004, pasal 41 dan 44 PP No. 39 tahun 2010, Perpang TNI No. 21 tahun 2008,yang intinya setiap prajurit/PNS, suami/istri dan anak berhak mendapat bantuan hukum gratis dari dinas (Ditkumad/Kumdam), bahaya Narkoba, asusila, KDRT, Disersi, THTI, insubordinasi, menolak perintah dinas, UU ITE dan pelanggaran-pelanggaran disiplin lainnya. (Penhumas Secapaad).

 

 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
secapaad.mil.id, Powered by Infolahta